Kalung dan Tali Anjing Orang Pinggiran

          Tepat dipertemuan Gunung Singgalang dan Gunung Tandikat, terdapatlah sebuah nagari yang bernama Malalak Timur. Nagari ini berada di bawah kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Udaranya sejuk. Saking sejuknya, setiap hari penduduk di sana menggunakan jaket atau sarung untuk memperoleh rasa hangat. 
 
Sebagai daerah yang diliputi hawa dingin, Nagari Malalak Timur sering diselimuti kabut. Biasanya kemunculan kabut bersamaan dengan munculnya kabut puncak Gunung Singgalang dan Gunung Tandikat. Kalau sudah diliputi kabut, semua daerah di kawasan Malalak Timur kelihatan putih. Namun, pada saat kabut sudah sirna, keindahan alamnya mencengangkan. Gunung Singgalang dengan hutannya terlihat indah menyejukkan mata. Begitu pula Gunung Tandikat, menyajikan keindahan yang menyejukkan perasaan.
Bagi daerah di luar Malalak Timur, Malalak Timur dikenal sebagai penghasil kayu manis. Popularitas ini sudah dikenal sejak lama. Berkat kayu manis inilah tingkat kesejahteraan penduduk meningkat dari waktu ke waktu. Tidak heran bila hampir semua penduduk Malalak Timur berprofesi sebagai petani.
Untuk keluar dari rutinitas sehari-hari, sebagian kecil penduduk Malalak Timur memiliki hobi berburu babi. Ketika berburu babi, mereka mengejar babi dengan anjing yang mereka kendalikan dengan tali. Kalau babi sudah terlihat, mereka melepaskan anjing mereka. Anjing-anjing tersebut mengepung babi. Ketika babi mengejar seekor ajing, anjing yang lain mengeroyoknya. Akhirnya, babi batal menyakiti anjing tadi. Begitulah terjadi berkali-kali sehingga babi tadi lemas tak berdaya.
Kalau babi itu sudah tidak berdaya, para pemilik anjing akan membunuhnya dan memotong-memotong dagingnya untuk anjing-anjingnya. Anjing-anjing itu pun berpesta pora memakan daging babi. Para pemburu merasa senang. Mereka puas.
Nah, kalung dan tali anjing ini merupakan kalung dan tali anjing yang dipakai salah seorang pemburu babi dari Malalak Timur. Kalung dan tali anjing ini bukan buatan Malalak Timur, melainkan buatan Sungai Puar. Namun, kalung dan tali anjing ini sudah lama dipakai oleh sang pemburu untuk membawa anjingnya berburu babi.

1 komentar:

  1. wah ternyata ga cuma anjing di kota aja yang pake tali anjing, makasih informasinya!

    BalasHapus

Copyright © 2013 Museum Orang Pinggiran and Blogger Templates.